Dalam rekaman video berdurasi sekitar 9 detik yang beredar pada Sabtu (16/05/2026) malam, terlihat sepasang kekasih tersebut sedang menggunakan sebuah alat hisap elektronik yang disebut dalam pesan beredar sebagai 'Pot Getar' (PG). Alat tersebut disinyalir digunakan untuk mengonsumsi cairan yang diduga mengandung zat narkotika.
Menurut keterangan dari sumber anonim yang enggan disebutkan identitasnya, pasangan berinisial KS dan NKH tersebut dikabarkan kerap berkunjung ke Medan. Sumber tersebut juga mengklaim bahwa selain menggunakan alat hisap tersebut, keduanya diduga kerap mengonsumsi obat-obatan terlarang jenis pil ekstasi bersama sejumlah rekannya. Meski demikian, klaim ini masih sebatas informasi sepihak yang belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
Beredarnya video ini memicu reaksi dan kekhawatiran di kalangan masyarakat Kota Medan. Sejumlah warga menyayangkan adanya kejadian tersebut dan berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk memverifikasi kebenaran konten video tersebut.
"Kami sebagai warga berharap pihak berwenang, seperti Bapak Kapolda Sumut, Kepala BNNP Sumut, Dir Narkoba Polda Sumut, dan Kapolrestabes Medan, dapat segera menelusuri kebenaran video ini," ungkap salah seorang warga Medan yang tidak ingin disebutkan namanya.
Warga berharap kepolisian dapat segera mengambil tindakan tegas apabila terbukti terdapat tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Penelusuran lebih lanjut dinilai penting guna menjaga keamanan lingkungan masyarakat dan mencegah dampak buruk bagi generasi muda di Kota Medan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun BNN terkait identifikasi identitas oknum dalam video maupun langkah hukum selanjutnya