BANDAR LAMPUNG — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPP PWDPI), M. Nurullah RS, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas sikap tegas Ketua Dewan Pembina DPP PWDPI, Irjen. Pol. (Purn) Dr. H. Ike Edwin, S.H., M.H., M.M.
Tokoh yang akrab disapa Dang Ike tersebut sebelumnya menyatakan tidak lagi menggunakan atribut jabatan struktural pada Kepaksian Pernong, dan memilih untuk lebih fokus mengabdi secara luas sebagai Tokoh Adat serta Tokoh Masyarakat Lampung.
Menurut Nurullah, langkah tersebut bukan sekadar klarifikasi mengenai penyebutan gelar, melainkan wujud nyata kedewasaan sikap dan kerendahan hati dalam menjaga keharmonisan masyarakat adat maupun masyarakat umum.
"Sikap Dang Ike mencerminkan jati diri asli masyarakat Lampung. Di Bumi Ruwa Jurai ini, nilai-nilai adat telah lama bersinergi dengan ajaran agama yang mengedepankan akhlak mulia dan menjadi Rahmatan lil 'alamin," ujar Nurullah dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/7/2026).
Nurullah menambahkan, nilai luhur tersebut mengajarkan masyarakat untuk senantiasa hidup rukun, toleran, dan saling menghargai. Baginya, esensi dari pengabdian sejati adalah budi pekerti dan kebermanfaatan bagi sesama manusia maupun kelestarian alam, bukan sekadar simbol atau jabatan.
Mencegah Polemik dan Menjaga Persatuan
Keputusan Dang Ike untuk memberikan penjelasan terkait ruang lingkup struktur adat dinilai sebagai langkah preventif yang sangat penting dan bijaksana. Hal ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar tidak salah paham sekaligus mencegah munculnya polemik yang tidak produktif di ruang publik.
"Sikap ini adalah cerminan pemimpin sejati. Bagi beliau, pengabdian jauh lebih mulia daripada sekadar nama besar. Ini adalah contoh teladan di mana ketenangan masyarakat diutamakan di atas segalanya," tegas Nurullah.
Pihaknya juga menilai bahwa berbagai gelar kehormatan yang selama ini diterima Dang Ike—baik dari marga-marga di Lampung maupun kerajaan adat di berbagai daerah di Indonesia—merupakan bukti nyata pengakuan publik atas dedikasinya dalam merawat kebudayaan dan mempererat persaudaraan Nusantara.
Sebagai penutup, M. Nurullah RS mendukung penuh imbauan Dang Ike kepada seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga kondusivitas, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, dan terus merawat warisan leluhur sebagai alat pemersatu.
"Kami di PWDPI sangat bangga memiliki sosok seperti Dang Ike sebagai Ketua Dewan Pembina. Beliau mengajarkan bahwa atribut bisa disesuaikan, namun semangat melayani dan merawat persatuan tidak akan pernah padam. Semoga langkah beliau menjadi teladan bagi kita semua. Tabik!" pungkasnya.
(Humas DPP PWDPI)
